Loading...
Rilis Berita

215 PNS Disumpah dan 219 Pejabat Fungsional Dilantik, Ditjen Kesprimkom Siapkan SDM Penggerak Transformasi Kesehatan

27 August 2026

Jakarta - Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas (Ditjen Kesprimkom) melaksanakan Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan Ditjen Kesprimkom, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sumber daya manusia sekaligus meneguhkan komitmen aparatur dalam mendukung transformasi kesehatan dan penguatan layanan kesehatan primer.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 215 PNS diambil sumpahnya dan 219 Pejabat Fungsional dilantik. Dari 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah berproses menjadi PNS, sebanyak 30 orang merupakan CPNS Pusat dan 183 orang berasal dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas). Selain itu, terdapat enam pegawai yang mengalami perpindahan jabatan dan dilantik untuk mengemban amanah baru dalam jabatan fungsional, terdiri atas dua pegawai tingkat pusat dan empat pegawai pada UPT Labkesmas.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Maria Endang Sumiwi MPH, menyampaikan bahwa pengambilan sumpah dan pelantikan yang dilaksanakan bukan sekadar perubahan status administratif maupun penambahan jabatan. Momentum tersebut merupakan ikrar pengabdian dan peneguhan komitmen untuk menjalankan amanah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

Bagi PNS yang baru diambil sumpahnya, momentum tersebut menandai berakhirnya salah satu tahapan penting dalam perjalanan dari CPNS menjadi PNS sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai ASN Kementerian Kesehatan. Sumpah yang diucapkan diharapkan menjadi komitmen yang terus dipegang dalam menjalankan tugas, mengambil keputusan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pelayanan kesehatan primer adalah garda terdepan yang menentukan apakah masyarakat memperoleh pelayanan yang promotif, preventif, kuratif, maupun rehabilitatif secara berkualitas,” ujar Maria.

Menurutnya, aparatur yang bertugas di kantor pusat maupun UPT memiliki kontribusi yang sama pentingnya. Kebijakan yang dirumuskan di tingkat pusat perlu diterjemahkan menjadi layanan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok negeri. Karena itu, para aparatur didorong untuk menghadirkan keahlian, inovasi, dan solusi nyata dalam setiap bidang tugas.

Maria juga mendorong para PNS dan Pejabat Fungsional yang dilantik untuk menjadi bagian dari penggerak transformasi kesehatan dengan menerapkan cara kerja yang efektif, berani beradaptasi, terus belajar, serta membangun kolaborasi. Setiap kebijakan, keputusan, dan pekerjaan yang dilakukan di lingkungan Kesprimkom diharapkan bermuara pada satu tujuan, yaitu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia.


Melalui momentum ini, penguatan SDM di lingkungan Ditjen Kesprimkom diharapkan tidak hanya menambah kapasitas organisasi, tetapi juga memperkuat pelaksanaan tugas dalam mewujudkan layanan kesehatan primer yang kuat, berkualitas, dan menjangkau seluruh masyarakat Indonesia.(awp)



Bagikan

Ditulis oleh
administrator

Artikel Terkait